Mengatasi Sariawan Di Musim Pancaroba

sariawanTak ada gangguan kesehatan ringan yang lebih menjengkelkan dibanding Sariawan yang menyerang bibir bagian luar yang terlihat semua orang. Sariawan terasa mengganggu, walaupun yang diserang bibir bagian dalam atau di mulut. Rasanya sangat menyakitkan dan sulit dikurangi, dan yang lebih menyebalkan, Sariawan mengganggu kenikmatan saat makan.
Sariawan atau Stomatitis Aphtosa diartikan sebagai suatu luka akibat peradangan pada rongga mulut. Stoma dalam bahasa Latin berarti mulut, Itis berarti peradangan, sedangkan Aphte (aphtai, aphta) berarti tukak pada selaput lendir mulut. Biasanya Sariawan timbul sebagai bercak-bercak putih pada lidah, bibir dan mukosa mulut. Kelainan ini dimulai sebagai gelembung yang kemudian pecah, meninggalkan suatu luka (ulcus) yang dangkal. Luka tersebut meninggalkan sakit yang amat sangat, terutama bila tersentuh makanan, apalagi makanan yang asam, asin dan pedas.

Tanda pertama yang bisa dilihat dari munculnya Sariawan biasanya sekelompok lepuhan kecil yang berwarna keputihan atau kekuningan dengan cincin berwarna merah. Lepuhan yang biasanya berdiameter 3 – 6 mm ini mengeluarkan cairan. Jika tidak segera diobati, maka lepuhan akan semakin menebal dan jumlahnya semakin banyak. Akibatnya mulut menjadi terasa kaku untuk digerakkan, dan jika dipaksakan akan terasa nyeri. Makanan apapun yang kita makan akan menyebabkan rasa sakit. Makanan yang asam dan pedas akan menimbulkan rasa sangat nyeri.

Gejala dan Tanda:
1. Lidah kelihatan merah, luka-luka atau bintik-bintik putih, menyerupai pulau- pulau kecil yang hanya sedikit menonjol di atas kulit. Bisa ditemukan pada sisi dalam pipi, di bawah lidah dan bagian permukaan dalam bibir
2. Terasa sakit bila memakan makanan yang asam atau pedas atau makanan dengan bumbu rempah tajam, seperti: lada, cabai, jahe, dll.
3. Biasanya disertai buang air besar sulit atau bisa pula mencret

Penyebab Sariawan
Masih banyak pertanyaan tentang penyebab Sariawan dan penyebab ini sangat penting untuk pengobatan herbal. Pengobatan herbal adalah pengobatan terhadap penyebab penyakit, sehingga terapi yang diberikan sejauh mungkin adalah untuk memperbaiki penyebabnya. Dengan pengobatan terhadap penyebab penyakit ini, maka pasien dapat sembuh total dari Sariawan, bukan sekedar hilang gejala dan suatu saat akan kambuh lagi, tetapi benar-benar sembuh. Tetapi karena terdapat beberapa pendapat tentang penyebab Sariawan, maka perencanaan pengobatan herbal untuk Sariawan juga menjadi tidak mudah.

Pendapat pertama: menyatakan bahwa Sariawan muncul apabila daya tahan tubuh menurun, apabila mulut terganggu oleh gigi yang bergerigi atau apabila mulut tidak bersih.

Pendapat kedua: menyatakan bahwa Sariawan timbul karena alergi terhadap makanan yang mengandung asam sitrat dan asam asetat.

Pendapat ketiga: menyatakan bahwa Sariawan akan muncul sebagai akibat dari gangguan lain, seperti: demam, pilek, sakit gigi, eksim, terkena sinar matahari terlalu lama dan stress serta menstruasi.

Pendapat keempat: menyatakan bahwa Sariawan disebabkan oleh virus herpes simpleks (virus cacar) sehingga bersifat laten dan sewaktu-waktu muncul menciptakan gangguan. Itulah sebabnya pada umumnya seorang yang terserang Sariawan maka cenderung akan terserang lagi dan berulang-ulang. Virus akan bersembunyi jauh di dalam tubuh setelah penyerangan pertama, dan mendekam dalam tubuh selama beberapa bulan atau tahun dan dari sana memicu penyerangan virusnya secara sporadis. Aktivitas penyakit yang disebabkan oleh virus sangat dipengaruhi oleh daya tahan tubuh. Jika daya tahan tubuh baik, yang pada umumnya berarti daya tahan sel terhadap serangan virus juga baik, maka virus menjadi tidak aktif sehingga penyakit tidak muncul. Jika daya tahan tubuh buruk atau menurun maka sel-sel dapat diserang oleh virus sehingga penyakit muncul. Tetapi pada daya tahan tubuh rendahpun kecepatan munculnya penyakit masih ditentukan oleh ada tidaknya pemicu.

Jadi pendapat pertama bahwa Sariawan muncul pada waktu daya tahan tubuh rendah memang benar karena pada waktu itu virus mampu menyerang sel-sel tubuh sehingga menjadi aktif. Sedangkan pendapat ketiga menyatakan bahwa Sariawan muncul ketika demam, pilek, eksim dan lain-lain juga benar, karena penyakit ini menunjukkan rendahnya daya tahan tubuh. Lalu pendapat kedua tentang munculnya Sariawan karena alergi, asam sitrat dan asam asetat juga benar, karena kondisi dan bahan-bahan ini dapat merupakan pemicu munculnya gangguan Sariawan yang siap timbul.

Jadi, berdasarkan informasi yang ada, dapat disimpulkan sementara bahwa Sariawan diakibatkan terutama oleh virus Herpes Simplex yang timbul pada kondisi daya tahan tubuh yang menurun dengan pemicu keadaan dan bahan-bahan tertentu, seperti: alergen, asam sitrat atau asam asetat.

Pengobatan:

  1. Beri makanan cair untuk beberapa hari (bubur, susu, telur, bubur kacang hijau, dll)
  2. Usahakan agar setiap hari mendapat sayuran dan buah-buahan yang segar.
  3. Hindari makanan yang berbumbu / berempah tajam.
  4. Menghindari trauma misalnya dengan lebih berhati-hati saat mengunyah. Apabila ada kerusakan gigi, lakukanlah perbaikan terhadap kelainan / kerusakan gigi yang terjadi.
  5. Menghindari makanan yang bisa menjadi pencetus, misalnya: cabe, nanas dan lada dalam jumlah yang berlebihan.
  6. Salep Antibiotika dan Hydrocortisone dapat mengurangi nyeri dan mempercepat penyembuhan.
  7. Analgetik (obat penghilang rasa nyeri) dan vitamin boleh diberikan.
  8. Zat kaustik (misalnya Abothyl) cepat menghilangkan nyeri, karena merusak ujung saraf halus, tetapi juga menyebabkan penghancuran dari jaringan ikat sehingga memperlambat penyembuhan dan mudah terjadi Sariawan yang berulang.
  9. Kortikosteroid sistemik dosis tinggi dalam waktu singkat mungkin sangat menolong untuk stomatitis aphtosa yang berat dan yang berulang. Tetapi, Antibiotika sistemik tidak boleh diberikan.

Pengobatan Herbal

Obat herbal bersifat memperkuat sel untuk melawan virus. Jadi, obat herbal tidak membunuh virus yang berakibat mengganggu sel, tetapi memperkuat sel sehingga serangan virus terhambat. Selain itu, Tanaman obat juga memiliki fungsi-fungsi lain untuk penyembuhan Sariawan, seperti: Mengurangi rasa sakit, Mengurangi radang, Menghilangkan racun, Mengeringkan luka,, Memperbaiki sel-sel yang rusak.

Tanaman yang berkhasiat untuk mengobati Sariawan adalah sebagai berikut:

  1. Daun Jambu Biji

Ambil 1 genggam daun jambu biji segar dan 1 jari kulit batang Jambu Biji. Rebus dalam 1 Liter air. Saring air hasil rebusan tersebut dan minum sehari 2 kali.

  1. Daun Sirih

Petik 1 atau 2 lembar daun sirih. Cuci daun sirih hingga bersih, lalu kunyah hingga lumat. Biarkan daun sirih sebentar di dalam mulut; terutama di bagian yang terkena sariawan, kemudian buang ampasnya.

  1. Daun Saga

Daun saga yang masih baru dipetik dijemur beberapa menit agar agak layu. Kemudian dikunyah-kunyah sampai halus sambil untuk kumur-kumur.

Pengobatan Akupresur:

Tekan Titik-titik Akupresur berikut ini. Tekan secara tegak lurus, sebanyak 36 kali. Lakukan setiap hari.

–         Duiduan (DU27): tepi atas bibir atas

–         Chengjiang (REN 24) : tepi bawah bibir bawah

–          Zusanli (ST 36) : 4 jari di bawah tepi bawah tempurung lutut

–          Hegu (LI 4) : antara tulang ibu jari dengan jari telunjuk, pada pertengahan tulang jari telunjuk

–          Waiguan (SJ 5) : 3 jari di atas pergelangan tangan bagian luar, antara tulang hasta dan tulang pengumpil

–          Taixi (KI 3) : antara urat keting dengan mata kaki bagian dalam

 

 

One Comment

  1. trims untuk informasinya ya ..??
    sangat bermanfaat sekali

Leave a Comment